Anak sering tantrum dan menangis di hari pertama sekolahnya? Jangan khawatir, ada banyak tips mengatasi anak menangis saat ditinggal di sekolah agar proses belajar pertama mereka lebih lancar.
Wajar jika anak menangis saat mulai sekolah pertama kali dan tidak ingin lepas dari orang tua mereka. Tapi, kebiasaan buruk ini harus Anda hilangkan agar anak bisa belajar mandiri.
Bagaimana cara orang tua sebaiknya mengatasi sifat anak yang sering tantrum ini? Simak berbagai tips lengkapnya dalam artikel ini.
5 Tips Mengatasi Anak Menangis saat Ditinggal di Sekolah
Melansir Klik Dokter, anak yang tidak mau ditinggal di sekolah merupakan indikasi anxiety syndrome yaitu gangguan kecemasan berpisah. Masalah psikis ini sering terjadi pada anak-anak yang mulai sekolah.
Tidak perlu khawatir dengan kondisi ini, karena Anda bisa melakukan beberapa tips berikut untuk mengatasinya:
1. Membawakan Barang Kesayangan Anak
Tips pertama, Anda bisa membawa barang kesayangan anak baik itu boneka atau mainannya.
Barang ini bisa Anda masukkan ke dalam tas atau berikan kepada anak saat mereka mulai masuk sekolah.
Jelaskan bahwa barang ini akan menggantikan ibu atau ayah saat berada di dalam kelas.
Dengan begitu, anak tidak akan merasa sendirian dan tetap bersemangat ke sekolah pada hari berikutnya.
2. Ajak Bicara Si Kecil untuk Memberi Pemahaman
Ketika memasuki usia sekolah, anak sudah bisa memahami apa yang Anda jelaskan.
Karena itu, berikan pemahaman secara pelan dan ceritakan kegiatan apa yang seru akan mereka dapatkan, baik itu bernyanyi, menarik, dan bertemu teman.
Jelaskan bahwa meskipun berada di kelas, anak tidak akan sendiri karena mereka akan memiliki lingkungan sosial baru.
Beri pemahaman pula bahwa setelah selesai sekolah, mereka akan bertemu dengan Anda kembali.
3. Memperkenalkan Sekolah sebelum Mulai Masuk
Supaya anak lebih cepat paham, Anda bisa memperkenalkan sekolah sebelum pelajaran mulai.
Anda bisa datang untuk melihat sekolah bersama anak dan memperhatikan pelajaran dari luar kelas.
Anda bisa mengajak anak melihat-lihat school in Bali yang sesuai dengan kebutuhannya, fasilitas yang lengkap, dan berbagai aktivitas yang mereka sukai.
4. Ciptakan Aktivitas Pagi yang Membuat Anak Senang
Penting juga bagi Anda untuk membangun rutinitas pagi yang membuat anak merasa bahagia.
Ciptakan kebersamaan, seperti sarapan pagi, mengobrol ringan, dan pastikan untuk tidak terburu-buru.
5. Tidak Perlu Panik dan Tinggalkan secara Bertahap
Tips mengatasi anak menangis saat ditinggal di sekolah yang terpenting, Anda tidak boleh panik.
Anda bisa memberikan penjelasan dan tinggalkan secara bertahap, misalnya saat anak sudah mulai pelajaran.
Untuk menghindari anak sering menangis, Anda perlu memilih sekolah yang mendukung suasana hatinya menjadi senang. Anda bisa memilih school in Bali seperti Highscope yang menyediakan pembelajaran menyenangkan.
Highscope juga memiliki fasilitas lengkap yang menunjang aktivitas belajar menjadi lebih seru, sehingga anak tidak perlu takut ditinggal.